
Dilansir dari PhoneArena, aplikasi yang bernama Samsung Power Sleep ini merupakan hasil kerjasama penelitian dari Samsung Austria dan University of Vienna. Aplikasi ini bertindak sebagai alarm yang mampu membantu mentransfer data dari Simalarity Matrix of Proteins (SIMAP). SIMAP merupakan basis data yang berguna untuk menghitung kesamaan antara urutan protein yang berbeda.
Melalui informasi yang dikumpulkan dari SIMAP, para dokter kemudian mampu untuk menyusun rencana terapi kanker yang lebih efektif daripada menggunakan kemoterapi. Selain itu, dengan adanya aplikasi ini diharapkan bisa menjadi alternatif lain untuk menemukan obat kanker yang sampai saat ini masih sulit dicari.
Meski begitu, aplikasi ini juga mempunyai sedikit kelemahan yakni daya smartphone yang digunakan nantinya akan menjadi sangat besar. Dengan mentransferkan data dari smartphone ke komputer, ini sama saja membuat smartphone untuk dipaksa berpikir secara keras sehingga sering membuat dayanya cepat habis.
Sampai saat ini aplikasi Samsung Power Sleep hanya tersedia di platform Android. Aplikasi ini bisa mulai aktif berjalan ketika smartphone berada dalam keadaan terhubung dengan jaringan Wi-Fi dan baterai penuh.
Posting Komentar
Dilarang berkomentar yang berbau PORNO, SPAM, SARA, Menghina Blog ini.
TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA!!!